belidiamond.my.id - IGRS tiba-tiba hilang dari Steam dan kembali menjadi perbincangan di kalangan gamer Indonesia.
Logo Indonesia Game Rating System yang sebelumnya sempat muncul pada halaman sejumlah game kini tidak lagi terlihat ketika Steam diakses dari Indonesia.
Yang membuat situasi semakin menarik, hilangnya IGRS bukan hanya terjadi pada aplikasi mobile. Tampilan Steam versi web dan aplikasi desktop juga tidak lagi memperlihatkan logo tersebut pada game yang sebelumnya sudah memiliki rating.
Lantas, apakah IGRS benar-benar dibatalkan?
Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi yang memastikan hal tersebut.
Logo IGRS Tak Lagi Muncul di Steam
Pengecekan terbaru menunjukkan logo IGRS sudah tidak terlihat pada halaman game Steam ketika diakses menggunakan jaringan Indonesia.
Kondisi tersebut ditemukan pada beberapa platform Steam sekaligus, yaitu:
- Steam Mobile
- Steam Desktop
- Steam Web
Artinya, masalah ini tampaknya bukan sekadar bug pada satu aplikasi.
Namun, perlu dibedakan antara hilangnya logo IGRS dan dihentikannya sistem rating game di Indonesia.
Keduanya bukan hal yang sama.
Hilangnya logo hanya menunjukkan bahwa label tersebut saat ini tidak ditampilkan pada halaman Steam. Belum ada konfirmasi bahwa kerja sama atau rencana integrasi IGRS dengan Steam telah dihentikan secara permanen.
Kronologi Masalah IGRS di Steam
Masalah IGRS di Steam sebenarnya sudah dimulai sejak April 2026.
Saat itu, Steam sempat menampilkan label IGRS pada sejumlah game. Masalahnya, beberapa klasifikasi usia terlihat tidak masuk akal.
Game yang memiliki konten dewasa dapat memperoleh label usia rendah, sementara game yang secara umum lebih ramah anak justru bisa mendapatkan klasifikasi lebih tinggi.
Situasi tersebut langsung memicu kritik dari komunitas gamer dan pengembang game Indonesia.
Komdigi kemudian menjelaskan bahwa rating yang muncul belum merupakan hasil klasifikasi IGRS resmi yang sudah diverifikasi pemerintah.
Steam juga mengakui adanya masalah teknis dan miskomunikasi dalam implementasi awal tersebut.
Akibatnya, label IGRS yang bermasalah kemudian diturunkan dari Steam.
IGRS Sempat Ditunda Komdigi
Tidak lama setelah kontroversi tersebut, Komdigi menyatakan sistem IGRS ditunda sementara.
Penundaan dilakukan untuk melakukan investigasi dan evaluasi terhadap sistem, proses, serta tata kelola rating.
Tujuannya adalah membuat sistem rating yang lebih akurat dan dapat dipercaya.
Dengan kata lain, polemik April bukan berarti IGRS langsung dihentikan.
Sistem tersebut justru masuk tahap evaluasi.
Karena itu, kemunculan kembali logo IGRS pada beberapa platform setelah periode tersebut menjadi hal yang cukup menarik untuk diamati.
Kenapa IGRS Hilang Lagi?
Inilah bagian yang sampai sekarang belum memiliki jawaban resmi.
Hingga informasi terbaru, belum ada penjelasan dari Komdigi maupun pihak IGRS yang memastikan alasan logo tersebut kembali menghilang dari Steam.
Ada beberapa kemungkinan yang masuk akal.
Pertama, sistem masih dalam tahap penyesuaian dan sinkronisasi.
Kedua, Steam mungkin sedang memperbarui sistem klasifikasi yang digunakan untuk pasar Indonesia.
Ketiga, bisa saja terdapat persiapan terhadap mekanisme atau implementasi baru.
Ada pula kemungkinan bahwa sistem sedang dipersiapkan untuk peluncuran ulang setelah evaluasi sebelumnya.
Namun, semua kemungkinan tersebut masih sebatas dugaan.
Jadi, kurang tepat jika langsung menyimpulkan bahwa IGRS sudah dibatalkan hanya karena logonya menghilang.
Apakah IGRS Dibatalkan?
Untuk saat ini, belum ada bukti yang cukup untuk mengatakan IGRS telah dibatalkan.
Justru dokumentasi Steam masih menjelaskan bahwa game yang ditawarkan kepada pelanggan Indonesia membutuhkan rating usia.
Steam menyebut terdapat dua jalur rating yang dapat digunakan, yaitu rating dari IGRS dan rating yang dihasilkan melalui sistem self-rating milik Valve.
Steam juga menjelaskan bahwa game yang tidak memiliki rating valid berpotensi tidak ditampilkan kepada pelanggan Indonesia.
Artinya, kebutuhan terhadap sistem klasifikasi usia tetap ada.
Yang belum jelas adalah bagaimana integrasi IGRS dengan Steam akan dijalankan setelah berbagai masalah sebelumnya.
Bagaimana dengan Google Play dan PlayStation?
Menariknya, pengecekan terbaru juga menunjukkan Google Play Store dan PlayStation Store tidak lagi menampilkan IGRS pada halaman game tertentu dan menggunakan sistem IARC untuk klasifikasi global.
Kondisi ini membuat hilangnya logo IGRS bukan hanya menjadi isu Steam.
Namun, setiap platform mempunyai mekanisme klasifikasi masing-masing sehingga tidak bisa langsung disamakan.
IGRS tetap merupakan sistem rating yang dibuat untuk kebutuhan pasar Indonesia.
Sementara IARC dirancang sebagai kerangka klasifikasi global yang digunakan oleh berbagai toko digital.
Dampaknya untuk Gamer Indonesia
Bagi gamer yang sudah memiliki game di Steam, hilangnya logo IGRS tidak otomatis berarti game tersebut langsung tidak bisa dimainkan.
Steam sebelumnya menjelaskan bahwa perubahan rating dapat berpengaruh terhadap visibilitas game di storefront Indonesia.
Untuk game yang sudah dimiliki oleh pengguna, akses terhadap game tersebut tetap berbeda dengan status ketersediaannya bagi pembeli baru.
Karena itu, gamer tidak perlu langsung panik hanya karena melihat logo IGRS menghilang.
Yang perlu diperhatikan justru perkembangan kebijakan berikutnya.
Terutama jika Steam nantinya menerapkan kembali sistem rating dengan mekanisme baru.
Apakah Game Bisa Kembali Mengalami Perubahan Rating?
Sangat mungkin.
Jika integrasi IGRS dan Steam masih dalam tahap penyesuaian, klasifikasi game dapat mengalami perubahan sebelum sistem final diberlakukan.
Ini juga menjadi alasan mengapa kejadian April 2026 cukup penting.
Masalah bukan sekadar soal logo.
Sistem rating harus mampu menghasilkan klasifikasi yang sesuai dengan konten sebenarnya.
Kalau tidak, game yang seharusnya aman untuk anak bisa mendapatkan rating terlalu tinggi, sementara game dengan konten dewasa justru memperoleh rating rendah.
Pada akhirnya, sistem tersebut malah membuat gamer dan orang tua semakin bingung.
Kenapa Rating Game Penting?
Rating usia bukan sekadar angka yang ditempel di halaman toko.
Sistem ini membantu orang tua mengetahui apakah sebuah game sesuai dengan usia anak.
Di sisi lain, rating juga memberikan kepastian bagi developer dan publisher mengenai bagaimana game mereka diklasifikasikan ketika dijual di Indonesia.
Karena itu, akurasi menjadi faktor paling penting.
Lebih baik sistem membutuhkan waktu lebih lama untuk disempurnakan daripada diterapkan terburu-buru tetapi menghasilkan klasifikasi yang keliru.
Pemain yang ingin mengetahui game-game yang sedang populer di Steam juga bisa melihat artikel game trending di Steam Agustus 2026.
Apa yang Harus Ditunggu Gamer?
Untuk saat ini, gamer Indonesia hanya perlu menunggu penjelasan resmi mengenai status integrasi IGRS.
Beberapa hal yang menarik untuk diperhatikan selanjutnya adalah:
- Apakah logo IGRS akan kembali muncul?
- Apakah Steam menggunakan mekanisme rating baru?
- Apakah proses verifikasi IGRS akan diperbarui?
- Apakah Komdigi akan memberikan penjelasan terbaru?
- Apakah sistem rating akan kembali diterapkan secara penuh?
Jawaban atas pertanyaan tersebut akan menentukan apakah hilangnya IGRS hanya bersifat sementara atau merupakan perubahan kebijakan yang lebih besar.
Kesimpulan
IGRS tiba-tiba hilang dari Steam pada Oktober 2026 setelah sebelumnya sempat muncul dan kemudian diturunkan akibat masalah klasifikasi pada April.
Saat ini logo IGRS tidak lagi terlihat pada Steam Mobile, Steam Desktop, maupun Steam Web untuk pengguna Indonesia.
Namun, belum ada konfirmasi resmi bahwa IGRS telah dibatalkan.
Komdigi sebelumnya memang menunda sistem tersebut untuk melakukan evaluasi, sementara Steam masih memiliki mekanisme rating untuk pasar Indonesia.
Karena itu, hilangnya logo IGRS lebih tepat dianggap sebagai tanda bahwa sistem tersebut masih mengalami perubahan atau penyesuaian sampai ada pengumuman resmi berikutnya.
Yang jelas, drama rating game Indonesia ternyata belum benar-benar tamat.
Logo boleh hilang dulu.
Tapi pertanyaannya masih tetap ada.
IGRS sebenarnya sedang diperbaiki, atau akan kembali dengan sistem yang benar-benar baru?
Baca berita gaming terkini di Beli Diamond.