belidiamond.my.id - Persaingan game mobile anime gacha kembali berubah sepanjang Juli 2026. Beberapa game lama berhasil meningkatkan pendapatan secara signifikan, sedangkan sejumlah judul yang memimpin pada bulan sebelumnya justru mengalami penurunan tajam.
Genshin Impact berhasil kembali ke posisi pertama dengan estimasi pendapatan hampir US$56 juta. Honkai: Star Rail dan Zenless Zone Zero menyusul di belakangnya, membuat tiga posisi teratas dikuasai game milik HoYoverse.
Saya melihat daftar bulan ini memperlihatkan satu pola yang cukup jelas. Kehadiran banner, karakter, pembaruan cerita, perayaan anniversary, dan peluncuran game baru masih menjadi penggerak utama belanja pemain.
Data berikut merupakan estimasi pendapatan mobile sepanjang Juli 2026 yang dihimpun berdasarkan data Sensor Tower. Angkanya bukan laporan keuangan resmi developer dan hanya mencakup pendapatan mobile. Pendapatan dari PC, konsol, toko pihak ketiga, merchandise, serta kerja sama komersial tidak ikut dihitung. Data pasar Sensor Tower juga tidak memasukkan sejumlah toko Android pihak ketiga.
Konversi rupiah dalam artikel menggunakan kurs editorial US$1 setara Rp18.023.
Daftar 25 Pendapatan Game Mobile Anime Gacha
Berikut 25 pendapatan game mobile anime gacha selama Juli 2026 beserta perbandingannya dengan Juni 2026.
Berdasarkan perhitungan dari angka di atas, total estimasi pendapatan 25 game tersebut mencapai sekitar US$454,10 juta atau Rp8,18 triliun pada Juli 2026.
Sebagai perbandingan, total Juni 2026 berada di sekitar US$360,82 juta atau Rp6,50 triliun. Artinya, nilai gabungan daftar ini tumbuh sekitar 25,9 persen dalam satu bulan.
Genshin Impact Kembali Memimpin
Genshin Impact menjadi game dengan pendapatan terbesar setelah menghasilkan sekitar US$55,99 juta atau Rp1,01 triliun.
Angka tersebut meningkat 67,9 persen dibandingkan Juni yang berada di kisaran US$33,34 juta. Lonjakan ini membuat Genshin Impact melewati Honkai: Star Rail, Zenless Zone Zero, Naruto Mobile, dan NIKKE.
Nilai sekitar Rp1,01 triliun tersebut hanya berasal dari estimasi platform mobile. Pendapatan Genshin Impact secara keseluruhan kemungkinan lebih besar karena game ini juga tersedia di PC dan konsol, tetapi kedua platform tersebut tidak tercakup dalam data.
Traveler yang ingin mendapatkan Genesis Crystals atau melengkapi kebutuhan akun dapat melakukan top up Genshin Impact melalui Beli Diamond dengan proses yang praktis dan terpercaya.
Tiga Besar Dikuasai HoYoverse
Hal paling mencolok dari daftar Juli 2026 adalah keberhasilan HoYoverse menguasai tiga posisi teratas.
Genshin Impact menghasilkan US$55,99 juta, Honkai: Star Rail US$43,09 juta, dan Zenless Zone Zero US$35,86 juta. Jika digabungkan, ketiganya menghasilkan sekitar US$134,94 juta atau Rp2,43 triliun.
Jumlah tersebut setara sekitar 29,7 persen dari total pendapatan 25 game dalam daftar.
Saya melihat pencapaian ini menunjukkan kekuatan strategi portofolio HoYoverse. Ketiga game tersebut mempunyai gaya permainan berbeda, tetapi sama-sama mengandalkan pembaruan rutin, karakter baru, cerita berkelanjutan, dan sistem gacha.
Kalau satu banner belum berhasil menguras tabungan pemain, masih ada dua game lain yang menunggu giliran.
Zenless Zone Zero Catat Pertumbuhan Terbesar
Zenless Zone Zero menjadi game lama dengan pertumbuhan persentase tertinggi.
Pendapatannya meningkat dari US$9,76 juta menjadi US$35,86 juta atau sekitar Rp646,30 miliar. Kenaikannya mencapai sekitar 267,6 persen dalam satu bulan.
Goddess of Victory: NIKKE berada di posisi berikutnya dengan pertumbuhan 108,3 persen, dari US$13,18 juta menjadi US$27,45 juta atau sekitar Rp494,73 miliar.
Genshin Impact tumbuh 67,9 persen, sementara Honkai: Star Rail meningkat 51,4 persen. Fate/Grand Order dan Shadowverse: Worlds Beyond juga mencatat kenaikan lebih dari 40 persen.
Perubahan ini menunjukkan bahwa posisi game gacha tidak pernah benar-benar aman. Satu pembaruan besar dapat membawa game kembali ke papan atas, sedangkan periode banner yang lebih tenang dapat langsung menurunkan pendapatan.
hololive Dreams Langsung Masuk Sepuluh Besar
hololive Dreams menjadi salah satu pendatang baru paling menarik pada Juli 2026.
Game tersebut langsung menghasilkan estimasi US$17 juta atau sekitar Rp306,39 miliar dan menduduki posisi ke-10. Game ini dirilis pada 23 Juli 2026, sehingga pencapaiannya berasal dari periode kurang dari satu bulan penuh.
Hasil itu memperlihatkan kekuatan basis penggemar hololive. Karakter virtual yang sebelumnya dikenal lewat livestream kini dikemas menjadi karakter koleksi dengan cerita dan interaksi khusus.
Clash of Critters juga menjadi pendatang baru dengan estimasi pendapatan US$7 juta atau sekitar Rp126,16 miliar.
Masuknya dua game baru tersebut membuat persaingan semakin padat. Judul lama tidak hanya harus mempertahankan pemain, tetapi juga bersaing dengan rasa penasaran terhadap game yang baru diluncurkan.
Love and Deepspace Alami Penurunan Terbesar
Love and Deepspace mengalami perubahan paling tajam dalam daftar.
Pendapatannya turun dari US$38,38 juta pada Juni menjadi US$10,31 juta atau sekitar Rp185,82 miliar pada Juli. Penurunannya mencapai sekitar 73,1 persen.
Meski terlihat besar, penurunan bulanan seperti ini tidak selalu berarti game kehilangan seluruh pemainnya. Pendapatan game gacha sangat dipengaruhi jadwal banner, karakter terbatas, event, promosi, dan pola belanja pemain.
Puzzle & Dragons juga turun sekitar 30,2 persen, sedangkan Wuthering Waves mengalami penurunan sekitar 23,5 persen.
Wuthering Waves tetap berada di posisi keenam dengan US$26 juta atau sekitar Rp468,60 miliar. Jadi, meskipun turun dibandingkan Juni, pendapatannya masih lebih besar daripada Fate/Grand Order, Monster Strike, dan Pokémon TCG Pocket.
Game Lama Masih Mampu Bersaing
Daftar ini tidak hanya diisi game yang baru dirilis.
Fate/Grand Order, Monster Strike, Puzzle & Dragons, Summoners War, The Battle Cats, serta Dragon Ball Z Dokkan Battle masih mampu menghasilkan jutaan dolar setiap bulan.
Fate/Grand Order bahkan berada di posisi ketujuh dengan US$20,24 juta atau sekitar Rp364,79 miliar. Game tersebut tetap memiliki daya tarik kuat meskipun sudah beroperasi selama bertahun-tahun.
Summoners War juga masih masuk 25 besar dengan US$6 juta atau sekitar Rp108,14 miliar.
Bagi saya, ini membuktikan bahwa umur panjang game live service tidak hanya ditentukan kualitas grafis terbaru. Komunitas, identitas karakter, rutinitas event, dan rasa keterikatan pemain dapat menjaga sebuah game tetap menghasilkan pendapatan dalam jangka panjang.
Data Pendapatan Gacha Bukan Angka Keuntungan Bersih
Angka dalam daftar tidak boleh langsung dianggap sebagai keuntungan bersih developer.
Pendapatan kotor masih harus dipotong biaya platform, pajak, pengembangan, server, pemasaran, lisensi, pembayaran karyawan, serta berbagai biaya operasional lainnya.
Estimasi ini juga tidak memperlihatkan jumlah pemain yang membayar. Game dengan pendapatan tinggi bisa saja memperoleh sebagian besar pemasukan dari kelompok pemain dengan pengeluaran besar.
Selain itu, data dapat berubah setelah platform analitik memperbarui estimasi atau menambahkan informasi regional. Karena itu, daftar ini lebih tepat digunakan untuk membaca tren daripada menilai kondisi keuangan perusahaan secara mutlak.
Kesimpulan
Daftar Pendapatan Game Mobile Anime Gacha Juli 2026 dipimpin Genshin Impact dengan estimasi US$55,99 juta atau sekitar Rp1,01 triliun.
Honkai: Star Rail berada di posisi kedua, sedangkan Zenless Zone Zero mencatat pertumbuhan terbesar dan naik ke peringkat ketiga. Tiga game HoYoverse tersebut menghasilkan sekitar US$134,94 juta atau Rp2,43 triliun secara gabungan.
NIKKE, Fate/Grand Order, Uma Musume Pretty Derby, dan Shadowverse: Worlds Beyond juga mencatat pertumbuhan positif. Sementara itu, Love and Deepspace, Puzzle & Dragons, dan Wuthering Waves mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.
Total estimasi pendapatan 25 game mencapai sekitar US$454,10 juta atau Rp8,18 triliun. Namun, angka tersebut hanya mencakup platform mobile dan bukan laporan keuangan resmi developer. Baca berita gaming terkini di Beli Diamond.